5 Cara Aman Mengatasi Telinga Kemasukan Air

cara megatasi telinga kemasukan air

Sharing is caring!

Share on facebook
Share
Share on twitter
Tweet
Share on pinterest
Pin
Share on whatsapp
WhatsApp

Terkadang saat sedang asik bermain air atau berenang, telinga Anda kemasukan air. Hal ini tentunya sangat mengganggu dan Anda harus tahu cara mengatasi telinga kemasukan air dengan benar. Jika tidak, tentunya dapat menyebabkan berbagai macam gangguan kesehatan.

Air yang masuk dan terperangkap di dalam saluran telinga biasanya akan menimbulkan sensasi yang aneh dan sangat mengganggu. Namun Anda tidak perlu panik, sebab ada beberapa cara untuk mengatasi hal tersebut.

5 Cara Mengatasi Telinga Kemasukan Air

Air yang masuk ke dalam telinga memang terdengar sepele, namun jika Anda mengabaikannya dalam waktu yang cukup lama, maka dapat menyebabkan infeksi pada telinga. Maka, ketahui beberapa cara mengatasinya seperti berikut ini :

1. Menggoyangkan Cuping Telinga

Air yang masuk ke dalam telinga biasanya akan menimbulkan suara berdengung seperti sebuah gelombang yang berada di dalam kepala. Kemudian supaya air dapat dikeluarkan dari telinga, maka Anda bisa memiringkan kepala dari sisi telinga yang kemasukan air.

Setelah kepala dimiringkan, coba goyang-goyangkan kepala Anda supaya air segera keluar. Jika belum berhasil, maka Anda bisa menggoyangkan cuping telinga secara perlahan. Lakukan cara ini dengan pelan-pelan dan posisi telinga menghadap ke bagian bahu.

2. Hisap Air Dengan Telapak Tangan

Jika cara pertama belum berhasil, maka Anda bisa cara yang kedua yaitu menghisap air dengan telapak tangan. Keluarkan air dengan cara memiringkan kepala sesuai telinga yang kemasukan air. Kemudian gunakan telapak tangan untuk menutup bagian luar telinga, lalu gosok secara perlahan.

Setelah itu, tekan bagian telinga menggunakan telapak tangan dengan kuat dan lepaskan, hingga Anda merasakan sensasi seperti hisapan di dalam telinga. Dengan begitu, diharapkan air yang ada di dalam telinga dapat segera keluar.

3. Menggerakkan Rahang dan Mulut

Cara mengatasi telinga kemasukan air selanjutnya adalah dengan menggerakkan rahang dan mulut. Antara rongga telinga dan lubang hidung di bagian belakang ini terdapat saluran sempat, ketika saluran ini tersumbat atau membengkak, maka air akan sulit dikeluarkan.

Namun, dengan melakukan peregangan rahang dan mulut seperti saat menguap atau mengunyah, terkadang hal ini dapat membantu melegakan saluran yang tersumbat. Maka dari itu, coba gerakkan rahang dan mulut hingga telinga terasa lega lagi.

4. Teteskan dengan air

Cara Aman Mengatasi Telinga Kemasukan Air

Apakah boleh telinga dimasuki air? Untuk mengatasi air yang masuk ke dalam telinga, maka Anda bisa meneteskan air lagi ke dalam telinga. Caranya, pertama siapkan air hangat dan teteskan air sedikit demi sedikit ke dalam telinga, dengan posisi kepala dan telinga menghadap ke atas.

Setelah itu, diamkan beberapa detik dan miringkan kepala ke arah sebaliknya agar air di dalam telinga keluar. Jika air berhasil keluar, maka telinga akan terasa lega dan kembali normal. Namun jika belum, lakukan langkah tersebut secara berulang hingga air berhasil dikeluarkan.

5. Kompres Hangat

Apa yang harus dilakukan bila air masuk ke telinga? Untuk mengeluarkan air dari telinga dengan mudah, maka Anda bisa menggunakan kompres hangat. Caranya sangat mudah, siapkan kain yang lembut dan air panas, lalu masukkan kain ke dalam air dan peras hingga air tidak menetes lagi.

Baca juga:
Penyebab Munculnya Benjolan di Ketiak

Selanjutnya, miringkan posisi kepala ke sisi telinga yang bermasalah dan tempelkan kompres hangat di bagian luar telinga. Tunggu beberapa saat sekitar 30 menit dan lepaskan, lalu tunggu sekitar 1 menit dan kompres lagi. Lakukan cara ini sebanyak kurang lebih 5 kali.

Bahaya yang Ditimbulkan Akibat Telinga Kemasukan Air

Apakah bahaya jika air masuk ke telinga? Tentunya jika tidak segera ditangani dan dibiarkan terlalu lama, hal ini akan menyebabkan berbagai macam masalah pada kesehatan telinga. Memang air yang masuk ke dalam telinga, terkadang bisa keluar dengan sendirinya.

Akan tetapi, jika air yang masuk tidak bisa dikeluarkan maka bisa menyebabkan infeksi atau biasa disebut otitis eksterna. Hal ini dikarenakan air yang masuk dan tidak bisa dikeluarkan ini akan menciptakan lingkungan lembab dan menyebabkan bakteri tumbuh di dalam telinga.

Maka dari itu, Anda wajib waspada dan segera melakukan penanganan untuk menghindari terjadinya otitis eksterna. Kemudian beberapa gejala yang akan muncul saat mengalami otitis eksterna diantaranya yaitu:

  • Rasa nyeri pada bagian telinga luar ketika ditarik atau terkena tekanan di bagian tragus (bagian telinga yang menonjol di liang telinga)
  • Muncul rasa gatal di dalam telinga
  • Mengeluarkan cairan dari dalam telinga
  • Telinga bengkak dan berwarna kemerahan

Jenis-jenis Obat Tetes untuk Sakit Telinga

Selain menggunakan cara mengatasi telinga kemasukan air yang sudah dijelaskan sebelumnya, Anda juga bisa menggunakan obat khusus untuk telinga. Biasanya ketika Anda berobat ke dokter, Anda akan mendapatkan obat sakit telinga berupa obat tetes.

Pada umumnya, memang obat untuk telinga ini berbentuk cair yang cara penggunaanya diteteskan pada telinga. Lalu apa saja jenis obat telinga? Berikut beberapa jenis obat telinga yang perlu Anda ketahui:

  • Obat telinga dengan antibiotik, obat ini untuk mengatasi infeksi yang diakibatkan bakteri
  • Obat telinga dengan kandungan steroid, obat ini berguna untuk meredakan rasa nyeri dan pembengkakan pada telinga
  • Obat telinga dengan kandungan antijamur, obat ini untuk mengatasi infeksi yang disebabkan jamur yang tumbuh di dalam telinga

Beberapa obat khusus telinga biasanya memiliki kandungan untuk membunuh bakteri, namun tidak semua obat telinga seperti itu. Sebab, beberapa obat telinga saat ini dikombinasikan antara penghilang bakteri dan jamur, serta pereda rasa nyeri. Sehingga obat menjadi lebih praktis untuk digunakan.

Beberapa jenis obat tetes untuk telinga diantaranya yaitu:

1. Polymyxin kombinasi (Otopain)

Obat telinga yang pertama yaitu Otopain, obat ini berguna untuk mengatasi peradangan pada telinga yang disebabkan bakteri. Obat ini biasanya memiliki kandungan lidocaine yang berfungsi untuk meredakan rasa sakit pada telinga.

2. Chloramphenicol kombinasi (Otolin, Colme)

Colme dan Otolin, kedua obat ini memiliki kandungan chloramphenicol yang berguna untuk mengatasi infeksi yang disebabkan bakteri pada telinga. Selain itu, Otolin juga memiliki kandungan antibakteri seperti polymyxin.

Namun, kedua jenis obat ini tidak cocok untuk mengobati infeksi akibat virus. Kemudian kedua obat ini juga memiliki kandungan yang dapat meredakan nyeri. Salah satu kandungan yang dapat meredakan nyeri ini yaitu benzocaine dan Lidocaine.

3. Neomycin sulfate kombinasi (Otopraf, Otozambon)

Otopraf dan Otozambon merupakan obat telinga yang memiliki kandungan neomycin sulfat. Obat ini bisa Anda dapatkan di apotik terdekat. Kandungan neomycin sulfat pada obat ini mampu menghambat pertumbuhan bakteri di dalam telinga.

Seperti obat-obat lainnya, obat ini juga memiliki kandungan pereda bengkak dan nyeri, hal ini dikarenakan obat telinga neomycin sulfat memiliki kandungan lidocaine. Dengan menggunakan obat yang tepat, maka telinga akan segera sembuh.

Ketika telinga kemasukan air, tentunya akan sangat mengganggu aktivitas Anda. Terutama suara berdengung di dalam kepala yang tidak segera menghilang tersebut. Maka dari itu, cobalah cara mengatasi telinga kemasukan air seperti di atas atau menggunakan obat dari apotek terdekat.

 

Sharing is caring!

Share on facebook
Share
Share on twitter
Tweet
Share on pinterest
Pin
Share on whatsapp
WhatsApp

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

>