7 Cara Mengatasi Mual dan Pusing Saat Hamil Muda

cara mengatasi mual dan pusing saat hamil muda

Sharing is caring!

Share on facebook
Share
Share on twitter
Tweet
Share on pinterest
Pin
Share on whatsapp
WhatsApp

Kehamilan menjadi salah satu momen yang paling ditunggu para ibu. Namun, saat hamil muda, seringkali Anda mengalami mual dan pusing yang tak tertahankan. Lantas, bagaimana cara mengatasi mual dan pusing saat hamil? Sampai kapan ibu hamil merasa pusing dan mual? Pertanyaan ini akan dikupas tuntas di artikel ini.

Solusi Atasi Mual dan Pusing Saat Hamil Muda

Ketika awal masa kehamilan, Anda akan mengalami mual dan muntah. Dilansir dari Halodoc, gejala mual dialami oleh 80% wanita hamil. Sementara itu, muntah hanya dialami sekitar 50% wanita hamil.

Biasanya, gejala ini disebut morning sickness dan akan muncul pada masa awal kehamilan sampai puncaknya pada usia 9 minggu. Lantas, sampai kapan mual dan muntah hilang? Kondisi ini dapat berakhir saat kehamilan mencapai 12 minggu atau lebih, tergantung kondisi ibu hamil.

Baca: Cara Menghilangkan Keputihan Saat Hamil Muda

Lalu, apa yang harus dilakukan ketika mual saat hamil? Berikut beberapa cara meminimalisir atau menghilangkan mual saat Anda sedang hamil:

1. Cium Wewangian

Mual yang Anda alami pada saat hamil muda disebabkan oleh hormon estrogen yang menyebabkan indera penciuman menjadi sensitif. Maka dari itu, tak heran jika Anda mengalami mual saat mencium bau tak sedap, meskipun dari jarak yang jauh.

Pada beberapa kasus, Anda bisa mengalami mual bercampur pusing saat mencium bau suami, loh. Untuk mengatasi mual dan pusing saat hamil muda, Anda bisa menghirup wewangian yang beraroma segar, seperti rosemary atau lemon. Sebaiknya, pilih wewangian yang menggunakan bahan alami agar tidak membahayakan kesehatan janin.

2. Lakukan Hobi

Ketika mual dan pusing menyerang, berbaring di atas tempat tidur selama berjam-jam justru dapat membuat Anda merasa lemas. Sebaiknya, alihkan pikiran Anda pada hal lain yang Anda sukai, seperti hobi. Melakukan hobi dapat mensugesti Anda agar rasa mual hilang sementara waktu.

Anda dapat melakukan aktivitas sederhana, seperti bermain game, berjalan santai, mendengarkan musik, atau membaca buku. Selain itu, Anda juga bisa berolahraga ringan untuk mengurangi rasa mual. Tentu saja Anda harus berkonsultasi dengan dokter kandungan terlebih dahulu.

cara mengatasi mual dan pusing saat hamil muda

3. Ubah Pola Makan

Ketika masa awal kehamilan, Anda akan kehilangan nafsu makan. Karena hal tersebut, asam lambung akan meningkat, sehingga perut Anda terasa kembung. Akibatnya, Anda akan mengalami mual yang tak tertahankan.

Namun, Anda tetap harus makan dengan teratur untuk memenuhi kebutuhan nutrisi janin. Untuk meringankan sistem kerja pencernaan, Anda bisa menyantap makanan sedikit demi sedikit. Tapi, makanlah sesering mungkin agar perut Anda tidak berada dalam kondisi kosong.

Anda bisa mengonsumsi camilan untuk menahan rasa mual. Sebaiknya, pilih makanan yang sehat, bernutrisi, dan mampu mencegah gejala kehamilan awal.

4. Penuhi Kebutuhan Cairan

Ketika masa kehamilan, tubuh akan membutuhkan lebih banyak cairan karena dibagi menjadi dua dengan sang janin. Bila Anda tidak mampu makan banyak karena mual, Anda bisa meningkatkan asupan cairan.

Tentu saja cairan yang dianjurkan adalah air putih. Sebaiknya, hindari minuman yang rasanya manis atau asam. Selain itu, Anda juga bisa membuat minuman tinggi kalium, seperti pisang, blewah, melon, air kelapa, dan pepaya. Cara membuat aneka minuman ini bisa Anda temukan dengan mudah di internet.

Tidak hanya lewat minuman, Anda juga bisa memenuhi kebutuhan cairan dengan mengonsumsi makanan berkuah. Perlu diperhatikan, jangan sampai Anda mengalami kembung karena terlalu banyak minum, ya.

5. Hindari Pemicu Mual

Kondisi badan Anda hanya dapat diketahui oleh Anda sendiri. Maka dari itu, cari tahu apa hal-hal yang menyebabkan Anda mual. Pemicu mual dapat berupa bau, pemandangan, atau bahkan suara. Jika sudah tahu pemicunya, sebaiknya hindari sebisa mungkin.

6. Istirahat yang Cukup

Untuk mengatasi mual dan pusing saat hamil muda, Anda juga dianjurkan untuk beristirahat yang cukup. Biasanya, mual dapat dipicu oleh kelelahan. Dalam kondisi sehat saja, Anda tidak diperkenankan untuk memaksakan diri saat merasa lelah, apalagi ketika masa kehamilan.

Sebaiknya, jangan melakukan kegiatan berat. Buatlah diri Anda rileks karena kini beban tubuh Anda dua kali lebih berat daripada biasanya.

7. Menghirup Udara Segar

Cara yang terakhir adalah menghirup udara segar. Anda bisa melakukannya sambil berjalan santai atau duduk di bangku taman. Sebaiknya, hirup udara segar pada jam 5 sampai 7 pagi.

Bila Anda malas berjalan-jalan, Anda bisa mengakalinya dengan membuka jendela kamar. Biarkan udara dan sinar matahari masuk menyegarkan pikiran Anda. Kemudian, tarik napas sedalam mungkin dan hembuskan perlahan. Anda dapat mengulangi cara ini setiap mual menyerang.

Makanan Pencegah Mual Saat Hamil Muda

makanan pencegah mual saat hamil

Makanan apa yang bisa menghilangkan mual saat hamil muda? Sebenarnya, ada banyak sekali makanan yang direkomendasikan untuk mengurangi rasa mual yang tidak nyaman. Aneka makanan ini dapat Anda konsumsi bersamaan dengan minuman penghilang mual. Berikut beberapa daftarnya:

1. Biskuit

Menurut seorang pakar bernama Erin Palinski, biskuit memiliki rasa hambar yang dapat membantu menahan rasa lapar. Perlu diingat, rasa lapar dapat memicu mual pada masa kehamilan. Selain itu, biskuit juga tidak berbau, sehingga tidak akan meningkatkan rasa mual.

Sebenarnya, tidak ada aturan pasti biskuit apa yang harus Anda konsumsi. Namun, sebaiknya sesuaikan dengan kondisi tubuh Anda dengan berkonsultasi kepada dokter. Pilih biskuit yang Anda sukai dan tidak memicu mual.

2. Kentang

Makanan yang satu ini dapat diolah dengan berbagai cara. Mulai dari dipanggang, direbus, dihaluskan, hingga dikukus dapat dijadikan sebagai pilihan. Kentang merupakan makanan tinggi pati yang dapat mengatasi rasa mual selama masa awal kehamilan.

3. Apel

Makanan berserat dapat melancarkan sistem pencernaan sekaligus membantu menghilangkan bahan kimia penyebab mual. Dengan mengonsumsi buah berwarna merah ini, transit usus akan diperlambat, sehingga mengurangi rasa mual dan ingin muntah.

4. Roti Tawar

Selanjutnya, Anda dapat mengonsumsi roti tawar untuk meminimalisir rasa mual. Pasalnya, roti tawar mengandung pati yang tinggi, sehingga dapat menyerap asam lambung. Sebaiknya, konsumsi 1-2 lembar roti tawar di pagi hari agar Anda dapat beraktivitas dengan nyaman tanpa terganggu rasa mual.

5. Pisang Rebus

Terakhir, Anda bisa memasukkan pisang rebus ke dalam menu makanan saat hamil. Kandungan kalium pada pisang rebus dapat mengatasi rasa mual yang berlebihan. Jika Anda mengalami muntah, kalium juga akan keluar, sehingga mengurangi rasa tidak nyaman ketika muntah.

Beberapa makanan di atas dapat Anda konsumsi bersama dengan minuman jahe atau es loli. Kedua minuman ini dipercaya dapat mengatasi mual dan pusing saat hamil.

Obat Penghilang Mual Saat Hamil

obat untuk mengatasi mual dan pusing saat hamil muda

Jika semua cara sudah dilakukan, tapi Anda masih mengalami mual, maka jalan terakhir adalah mengonsumsi obat-obatan penghilang mual. Tentu saja konsumsi obat harus berada di bawah konsultasi dan pemantauan dokter. Jangan sembarangan minum obat karena dapat membahayakan kondisi janin. Berikut daftar obat yang umum diberikan para dokter atau bidan:

1. Kombinasi Doxylamine dan Vitamin B6

Kombinasi doxylamine dan vitamin B6 sangat direkomendasikan oleh ACOG sebagai cara meminimalisir mual selama masa kehamilan. Menurut berbagai data, kedua kombinasi ini sangat efektif dan tidak membuat resiko cacat lahir meningkat.

2. Antiemetik

Obat antimual ini umumnya diresepkan kepada ibu hamil yang usia kandungannya masih kurang dari 9 minggu. Biasanya, dokter akan meresepkan obat ini jika pengobatan lain yang diberikan tidak berhasil. Beberapa obat antiemetik yang diresepkan adalah:

  1. Compazine (Prochlorperazine)
  2. Zofran (Ondansetron)
  3. Thorazine (Chlorpromazine)
  4. Tigan (Trimethobenzamide)

Jika mual yang dialami sudah sangat parah, dokter biasanya akan meresepkan Benadryl (Diphenhydramine) atau Inapsine (Droperidol).

3. Antikolinergik dan Antihistamin

Mengatasi mual dan pusing saat hamil juga bisa dilakukan dengan pemberian obat Antivert (Meclizine), Diphenhydramine, dan Dramamine (Dimenhydrinate). Selain terbukti ampuh dan efektif, beberapa obat ini juga sangat aman untuk diminum para ibu hamil.

4. Obat Motilitas

Terakhir, Anda bisa mengonsumsi obat motilitas, seperti Metoclopramide. Obat ini dapat melancarkan pergerakan saluran pencernaan. Selain itu, tekanan pada otot sfingter juga dapat ditingkatkan. Adapun, otot ini berfungsi untuk menutup jalur pada tubuh yang terletak di kerongkongan bawah.

Setelah mengonsumsi obat ini selama beberapa kali, Anda akan merasa lebih nyaman karena rasa mual berkurang. Sebaiknya, minum obat motilitas jika dokter atau bidan menganjurkan.

Ketika masa awal kehamilan, ingat selalu semua cara mengatasi mual dan pusing saat hamil yang sudah dijabarkan di atas. Sebaiknya, jaga kondisi kesehatan Anda dan janin sampai persalinan tiba.

Sharing is caring!

Share on facebook
Share
Share on twitter
Tweet
Share on pinterest
Pin
Share on whatsapp
WhatsApp

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

>