10 Ciri-Ciri Kepala Janin Sudah Masuk Panggul Tanda Bayi Siap Lahir!

Ciri-Ciri Kepala Bayi Sudah Masuk Panggul

Sharing is caring!

Share on facebook
Share
Share on twitter
Tweet
Share on pinterest
Pin
Share on whatsapp
WhatsApp

Persalinan menjadi satu-satunya momen yang paling ditunggu para ibu hamil. Lantas, apa tanda janin mencari jalan lahir? Salah satu tandanya adalah bayi sudah bergerak ke arah panggul. Maka dari itu, penting bagi Anda untuk mengetahui ciri-ciri bayi sudah masuk panggul.

10 Tanda Posisi Kepala Bayi Sudah Masuk Panggul atau Janin Sudah Dibawah

Memasuki usia 7 bulan, bayi sudah cukup kuat untuk lahir ke dunia meskipun secara prematur. Maka dari itu, tak heran jika gerakan janin sudah mulai aktif. Untuk mengetahui apakah posisi kepala janin sudah masuk panggul atau belum, Anda dapat memperhatikan ciri-ciri berikut ini:

1. Kontraksi Lebih Kuat

Ibu hamil memang sering mengalami kontraksi. Namun, saat bayi sudah masuk panggul, kontraksi yang dirasakan akan semakin kuat. Pada laman Ask Dr.Sears, dilaporkan bahwa kontraksi akan berubah menjadi lebih menyakitkan dan tidak nyaman. Rasanya tidak akan jauh berbeda dari kram saat menstruasi.

Baca: Berat Ideal Janin Usia 7 Bulan

Kontraksi tersebut juga akan menjadi lebih kuat seiring berjalannya kehamilan, apalagi sesaat sebelum persalinan. Biasanya, kontraksi akan berlanjut selama satu sampai dua minggu menjelang persalinan. Sebaiknya, ubah posisi ketika tidur dan banyak bergerak untuk meminimalisir kontraksi.

2. Sering Buang Air Kecil

Ketika bayi sudah masuk panggul, Anda akan lebih sering ke toilet untuk buang air kecil. Menurut laporan dari Medical News Today, kepala bayi akan berada di posisi bawah saat di kandung kemih. Apalagi, berat bayi terus bertambah sekitar satu pon setiap minggunya.

Karena hal tersebut, Anda akan lebih sering ke kamar mandi. Bahkan, Anda bisa bolak-balik toilet setiap 1 menit sekali, loh. Tak perlu khawatir, hal ini sangat normal terjadi.

3. Mengalami Diare

Ciri-Ciri Posisi Kepala Bayi Sudah Masuk Panggul

Ciri-ciri bayi sudah masuk panggul selanjutnya adalah sering mengalami diare. Secara umum, hormon kelahiran akan memberi tanda bahwa persalinan sudah dekat lewat usus Anda. Maka dari itu, ibu hamil tahap akhir biasanya akan mengalami kram perut dan mampu merasakan pergerakan usus.

Selain itu, hormon tersebut juga akan membuat Anda merasa mual. Anda bahkan dapat muntah-muntah jika mual sudah tidak tertahankan.

4. Leher Rahim Mengembang

Bila posisi kepala bayi sudah masuk panggul, biasanya leher rahim akan mengembang. Bukan tanpa alasan, hal ini dikarenakan leher rahim mulai mempersiapkan kelahiran. Beberapa hari sebelum melahirkan, leher rahim akan membesar dan menipis.

Bila Anda memeriksa keadaan kandungan secara berkala, mintalah bidan atau dokter untuk mengukur pelebaran maupun penipisan leher rahim lewat tes internal. Berdasarkan jurnal US National Library of Medicine, leher rahim sangat kaya akan ujung saraf. Ketika membesar, Anda akan mengalami rasa sakit yang tak tertahankan.

5. Lebih Banyak Lendir

Ketika bayi sudah berada di panggul, ibu hamil akan lebih banyak mengeluarkan lendir. Pasalnya, jatuhnya janin ke panggul akan meningkatkan tekanan serviks. Hal tersebut membuat produksi lendir meningkat.

Tekanan pada serviks tersebut menyebabkan sumbat lendir hilang sampai akhir kehamilan. Tujuannya adalah untuk menghentikan bakteri atau virus memasuki rahim. Ketika bayi turun, vagina akan mengeluarkan lendir seperti jeli atau bagian kuning telur.

6. Tekanan Bagian Panggul

Ciri-ciri bayi sudah masuk panggul selanjutnya adalah terdapat tekanan di bagian panggul. Diketahui, panggul akan terasa lebih berat atau tertekan karena menahan kepala bayi.

Ketika berjalan, Anda akan merasa seperti membawa bola yang besar di dalam perut. Tentu saja kondisi ini akan membuat Anda sangat lelah dan pegal-pegal. Cara jalan Anda juga otomatis akan berubah layaknya penguin yang berjalan menggunakan kaki terbuka.

7. Napas Lebih Lega

Bila bayi sudah berada di panggul, nafas Anda akan jauh lebih lega. Pasalnya, tekanan diafragma akan berkurang secara otomatis begitu janin turun ke bawah. Dengan begitu, Anda akan lebih mudah menjalankan aktivitas. Meskipun sudah tidak sesak nafas, sebaiknya jangan melakukan aktivitas berat saat hamil tua.

8. Bloody Show

Anda pasti sudah sering dengar istilah pembukaan dalam persalinan, bukan? Dalam peristiwa ini, akan keluar lendir berwarna merah kecoklatan. Fenomena ini dinamakan bloody show karena lendir yang keluar bercampur dengan darah.

Hal ini terjadi karena adanya pelunakan, penipisan, dan pelebaran leher rahim. Bila ini adalah kehamilan pertama Anda, kemungkinan bloody show akan datang bersamaan dengan nyeri perut.

Sementara itu, konsistensi lendir yang keluar dari vagina cukup bervariasi. Ada yang kental, lengket, hingga berserabut. Selain itu, tidak semua ibu hamil mengalami bloody show yang jelas. Ada yang hanya keputihan biasa diwarnai dengan darah.

Jika bloody show sudah tampak, Anda dapat segera berkonsultasi dengan dokter atau bidan. Biasanya, Anda akan melahirkan dalam waktu satu sampai tiga hari setelah bloody show. Namun, pada beberapa kasus, Anda dapat melahirkan sekitar 1 sampai 2 minggu kemudian.

9. Bentuk Perut Berbeda

Dari awal masa kehamilan, perut Anda pasti sudah berubah bentuk dari yang semula. Namun, menjelang persalinan, bentuk perut akan semakin terlihat berbeda. Meskipun perut Anda semakin membesar, tapi Anda akan merasa perut lebih ringan.

Pada masa awal kehamilan perut lebih besar di bagian atas. Sebaliknya, saat bayi sudah masuk panggul, perut akan tampak menonjol dan menurun di bagian bawah. Ciri-ciri bayi sudah masuk panggul ini dapat menjadi pertanda sang buah hati akan segera lahir.

10. Lebih Banyak Makan

Ciri-Ciri Kepala Janin Sudah Masuk Panggul Tanda Bayi Siap Lahir

Ketika bayi sudah masuk panggul, entah kenapa nafsu makan Anda akan bertambah. Dilansir dari Tribunnews.com, pada masa awal kehamilan, 70% sampai 85% ibu hamil tidak nafsu makan. Namun, menjelang hari persalinan, nafsu makan Anda akan meningkat drastis.

Pasalnya, kini bayi sudah berada di bagian panggul. Artinya, perut Anda memiliki banyak ruang untuk menyimpan cadangan makanan. Akan tetapi, sebaiknya tetap perhatikan makanan yang Anda konsumsi agar bayi lahir dalam keadaan sehat dan selamat.

Kapan Bayi Lahir Jika Sudah Masuk Panggul?

Banyak ibu yang bertanya, jika janin sudah masuk panggul kapan melahirkan? Tentu saja, tidak ada yang tahu pasti berapa lama akan lahir. Pertanyaan ini sangat erat kaitannya dengan usia berapa minggu masa kehamilannya.

Biasanya, bayi akan masuk ke panggul saat usianya mencapai 36 minggu. Dari perhitungan tersebut, kira-kira bayi akan lahir dalam kurun waktu 1 – 3 minggu. Tetap jaga kondisi kehamilan Anda agar bayi lahir tepat waktu sesuai perkiraan.

Amankan Berhubungan Saat Bayi Sudah Masuk Panggul?

Pada dasarnya berhubungan seks selama masa kehamilan tidak pernah dilarang. Bahkan, hubungan seks diyakini dapat menginduksi persalinan agar lebih mudah. Ketika bayi sudah masuk panggul, tak ada salahnya untuk berhubungan seksual.

Namun, jika memperhatikan faktor keamanan, Anda tidak boleh melakukannya saat kondisi kehamilan tidak baik. Jadi, selama Anda dan janin dalam keadaan sehat, maka berhubungan seks sampai waktu melahirkan tiba dianggap aman.

Jika Anda merasakan beberapa ciri-ciri bayi sudah masuk panggul di atas tapi belum kontraksi, tak perlu khawatir. Selama hamil tua, yang paling penting adalah menjaga kesehatan fisik dan mental, serta selalu siap siaga bila waktu persalinan tiba.

Sharing is caring!

Share on facebook
Share
Share on twitter
Tweet
Share on pinterest
Pin
Share on whatsapp
WhatsApp

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

>