Mudah dan Efektif, Ini 12 Makanan Penurun Darah Tinggi dengan Cepat!

makanan penurun darah tinggi

Sharing is caring!

Share on facebook
Share
Share on twitter
Tweet
Share on pinterest
Pin
Share on whatsapp
WhatsApp

Darah tinggi merupakan salah satu penyakit yang paling umum terjadi di Indonesia. Buktinya saja, data Riskesdas 2018 memaparkan bahwa sekitar 34,1% penduduk di Indonesia yang berusia lebih dari 18 tahun mengalami darah tinggi. Maka dari itu, penting bagi Anda untuk mengetahui menu makanan penurun darah tinggi dengan cepat.

Daftar Makanan Penurun Darah Tinggi

Banyak orang yang bertanya-tanya, bagaimana cara menurunkan darah tinggi dengan cepat? Padahal, caranya sangat mudah, loh. Anda bisa menurunkan tekanan darah secara alami dengan mengonsumsi beberapa makanan penurun darah tinggi.

Lantas, makanan apa yang bisa menurunkan darah tinggi? Berikut ulasan lengkapnya:

1. Telur

Cara menurunkan tekanan darah tinggi yang pertama adalah mengonsumsi telur. Menurut penelitian, putih telur dapat mengatasi hipertensi karena mengandung protein yang melimpah. Terbukti, konsumsi telur sama efektifnya dengan konsumsi obat Captopril.

2. Jus Bit

Menurut penelitian dalam jurnal American Heart Association Hypertension tahun 2013 lalu, konsumsi 8 ons jus bit dapat menurunkan tekanan darah tinggi hingga 10 mmHg. Bukan tanpa alasan, buah bit mengandung zat nitrat yang bisa diubah menjadi nitrit oksida dalam tubuh.

Kehadiran zat ini berfungsi untuk melebarkan pembuluh darah. Jika pembuluh darah melebar, hipertensi juga akan turun.

3. Coklat Hitam

Bila Anda tengah mencari makanan penurun darah tinggi yang lezat, maka Anda bisa mengonsumsi coklat, khususnya dark chocolate. Rasanya yang sedikit pahit kerap digemari banyak orang.

Selain itu, coklat hitam sangat kaya akan antioksidan bernama flavanol. Kehadiran antioksidan ini akan menambah elastisitas pembuluh darah. Untuk hasil yang lebih maksimal, Anda perlu mengonsumsi 1 ons coklat hitam yang mengandung 70% kakao dalam sehari.

4. Yoghurt

Yoghurt dapat menjadi salah satu pilihan bagi Anda yang ingin menurunkan tekanan darah tinggi secara alami. Menurut penelitian, orang yang mengonsumsi 5 porsi yoghurt dalam seminggu, resiko hipertensinya dapat berkurang hingga 20%.

5. Bawang Putih

Makanan penurun darah tinggi dengan cepat selanjutnya adalah bawang putih. Pasalnya, bawang putih merupakan antibiotik alami yang mengandung allicin. Mengonsumsi bawang putih secara teratur dapat memperbesar pembuluh darah, sehingga tekanan darah berubah.

6. Buah Beri

Ada kabar baik untuk para pecinta buah beri. Tidak hanya lezat, ternyata buah beri dapat Anda manfaatkan untuk menurunkan tekanan darah. Hal ini dikarenakan adanya pigmen pewarna pada buah beri yang kaya akan antosianin.

Beberapa buah beri yang direkomendasikan adalah stroberi, blueberry, dan blackberry. Senyawa antosianin akan memperluas dinding arteri dan membuatnya menjadi lebih fleksibel. Alhasil, tekanan darah Anda akan berkurang dan kesehatan jantung tetap terjaga.

7. Semangka

Kandungan asam amino sitrulin pada buah semangka dipercaya mampu mengelola tekanan darah tinggi. Berdasarkan studi, ekstrak semangka dapat menjadi penurun darah tinggi alami, terlebih di bagian arteri lengan dan pergelangan kaki.

8. Oatmeal

Oatmeal yang kerap dijadikan sebagai menu sarapan ini ternyata dapat menurunkan tekanan darah. Mengandung biji-bijian dan serat dalam jumlah seimbang, tak heran jika oatmeal dapat menjaga tekanan darah agar tetap berada dalam kondisi normal. Selain itu, konsumsi oatmeal juga dapat menurunkan berat badan yang menjadi salah satu faktor resiko hipertensi.

9. Buah Delima

Makanan penurun darah tinggi dengan cepat selanjutnya adalah buah delima. Konsumsi 330 ml jus delima tanpa gula dapat membantu mengurangi tekanan darah. Untuk hasil yang lebih maksimal, Anda disarankan untuk mengonsumsinya selama 4 minggu.

10. Pisang

Buah berwarna kuning ini sangat kaya akan kalium. Maka dari itu, tak heran jika pisang dapat menurunkan angka tekanan darah. Dalam satu buah pisang, terkandung 11% konsumsi kalium harian atau 420 miligram yang direkomendasikan untuk menurunkan tekanan darah.

11. Brokoli

Sayur hijau yang berbentuk unik ini dapat menjadi salah satu makanan penurun darah tinggi. Brokoli sangat kaya akan mineral, kalsium, kalium, dan magnesium. Menurut penelitian, melakukan diet brokoli dapat menyembuhkan hipertensi, meminimalisir resiko stroke, menjaga kesehatan jantung, dan mengurangi resiko kerusakan arteri.

12. Ikan Berlemak

Terakhir, Anda dapat mengonsumsi ikan berlemak yang kaya akan omega-3. Salah satu jenis ikan yang bisa Anda konsumsi adalah salmon. Menurut penelitian, salmon dapat meminimalisir tekanan darah jika Anda mengonsumsinya setidaknya dua kali seminggu. Untuk hasil yang lebih optimal, Anda juga bisa menyajikan salmon bersama dengan timun.

Baca Juga: Titik Pijat Untuk Menurunkan Hipertensi / Darah Tinggi

Pantangan Makanan Darah Tinggi

Tadi, Anda sudah membaca makanan penurun darah tinggi dengan cepat. Kini, mungkin di benak Anda terlintas pertanyaan, tensi tinggi tidak boleh makan apa? Berikut daftar pantangan makanan penderita hipertensi:

1. Daging Kemasan

Salah satu cara menurunkan hipertensi tentu saja adalah dengan menghindari konsumsi makanan penyebab darah tinggi. Daging kemasan menjadi makanan pantangan hipertensi yang paling utama. Pasalnya, makanan ini banyak mengandung natrium.

Ketika daging menjalani proses pengolahan, biasanya koki akan menambahkan garam. Sebenarnya, konsumsi daging sangat disarankan bagi penderita hipertensi. Hanya saja, sebaiknya pilih daging segar yang bukan dalam kemasan.

2. Ikan Asin

Makanan selanjutnya adalah ikan asin. Dari namanya saja, Anda pasti sudah tahu bahwa ikan asin mengandung garam yang sangat melimpah dan dapat memicu darah tinggi. Bila Anda tetap ingin mengonsumsi ikan asin, sebaiknya jangan mengombinasikannya dengan makanan yang tinggi garam.

3. Acar

Selain daging kemasan dan ikan asin, Anda juga harus mengurangi konsumsi acar. Pasalnya, acar juga melewati proses pengawetan dengan cara penggaraman untuk menghentikan pembusukan dan membuatnya bertahan lebih lama.

Perlu Anda ketahui, semakin lama makanan ada dalam cairan pengawet atau pengalengan, maka akan semakin banyak pula penyerapan natrium yang terjadi. Diketahui, satu acar kecil mengandung sekitar 447 mg sodium.

4. Kulit Ayam

Semua orang pasti sangat menyukai kulit ayam. Bagian ternikmat dari ayam ini akan bertambah lezat bila dimasak sampai garing. Sayangnya, ternyata bagian ayam ini tidak menyehatkan dan perlu dihindari para penderita hipertensi.

Bukan tanpa alasan, kulit ayam mengandung angka kolesterol yang cukup tinggi. Selain itu, kulit ayam juga diolah dengan penggaraman yang cukup banyak.

5. Salad Dressing

Salad merupakan kumpulan buah dan sayuran yang sering dianggap menyehatkan. Namun, berbagai nutrisi yang ada pada salad bisa hilang jika Anda salah memilih dressing. Dressing sendiri merupakan sebutan untuk saus yang dapat menambah cita rasa salad.

Biasanya, salad dressing mengandung gula, garam, dan lemak jenuh yang cukup tinggi. Bila penderita darah tinggi gemar mengonsumsi salad, sebaiknya gunakan dressing berupa minyak wijen, bawang putih, maupun minyak zaitun.

6. Permen

Makanan manis yang satu ini banyak digemari anak kecil. Meskipun rasanya sangat enak, nyatanya permen tidak mengandung nutrisi apapun selain kalori dan gula. Bila Anda ingin mengonsumsi makanan manis, sebaiknya pilih buah-buahan segar, seperti apel, mangga, melon, dan lain sebagainya.

Rebusan Daun Penurun Darah Tinggi

Tidak hanya mengonsumsi makanan penurun darah tinggi dengan cepat dan menghindari pantangannya, Anda bisa membuat minuman dengan daun rebusan. Lantas, rebusan daun apa yang bisa menurunkan darah tinggi? Berikut daftarnya:

1. Daun Sirsak

Rebusan daun yang pertama adalah daun sirsak. Manfaat ini sudah terbukti secara ilmiah. Menurut jurnal, kandungan kalium yang ada dalam daun sirsak dapat merilekskan jantung dan mengurangi frekuensi denyut jantung. Secara tidak langsung, hal ini akan berpengaruh pada angka tekanan darah.

2. Daun Salam

Selain daun sirsak, Anda juga bisa menggunakan rebusan daun salam. Kandungan antioksidan flavonoid di dalamnya sudah terbukti mampu menurunkan tekanan darah.

3. Daun Peterseli

Selanjutnya, ada rebusan daun peterseli. Daun yang kerap Anda temukan pada campuran sup ini memiliki banyak manfaat bagi kesehatan, termasuk menurunkan tekanan darah. Manfaat ini bisa didapatkan karena adanya kandungan karotenoid dan vitamin C.

Kedua kandungan ini sudah terbukti mampu menekan angka tekanan darah. Selain itu, daun peterseli juga dapat mengurangi kadar kolesterol jahat atau LDL dan meminimalisir resiko serangan jantung.

4. Daun Basil

Memiliki nama latin Ocimum basilicum, daun basil sudah sejak lama digunakan sebagai pengobatan alternatif hipertensi. Daun ini mengandung senyawa eugenol yang terbukti dapat mengontrol tekanan darah.

Komponen ini nantinya akan bekerja dengan cara mencegah kalsium menumpuk di organ jantung. Dengan begitu, aliran darah di jantung akan lancar dan pembuluh darah tetap rileks.

Makanan penurun darah tinggi dengan cepat memang cukup beraneka ragam. Untuk mendapatkan manfaat yang maksimal, Anda perlu mengonsumsinya secara teratur. Selain itu, kombinasikan pula dengan memberi tekanan di titik pijat untuk menurunkan tekanan darah tinggi.

 

Sharing is caring!

Share on facebook
Share
Share on twitter
Tweet
Share on pinterest
Pin
Share on whatsapp
WhatsApp

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

>