Mau Pasang Ring Jantung? Kenali Dulu Manfaat, Resiko, dan Pantangannya

pasang ring jantung

Sharing is caring!

Share on facebook
Share
Share on twitter
Tweet
Share on pinterest
Pin
Share on whatsapp
WhatsApp

Penyakit jantung merupakan penyakit kardiovaskuler yang paling banyak menyerang masyarakat di dunia. Setiap tahunnya, penyakit ini selalu menyumbang angka kematian tertinggi di berbagai negara. Salah satu cara mengatasi penyakit ini adalah dengan memasang ring. Lantas, adakah pantangan setelah pasang ring jantung?

Apakah Pasang Ring Jantung Bisa Sembuh?

Memasang ring jantung merupakan salah satu prosedur yang dapat dilakukan untuk meminimalisir penyempitan pembuluh darah jantung. Biasanya, perawatan ini diberikan kepada orang-orang yang mengalami penyakit jantung koroner.

Selain itu, prosedur ini juga dilakukan untuk memperbaiki aliran darah pasca serangan jantung. Ring jantung sendiri terbuat dari kawat elastis dan berbahan khusus.

Sebenarnya, tidak ada jawaban pasti mengenai sembuh atau tidaknya pasien setelah pemasangan ring jantung. Hanya saja, prosedur ini dipilih karena tidak membutuhkan banyak intervensi jaringan. Dengan begitu, para tenaga medis cukup membuka jaringan sedikit saja.

Bagi pasien, pemasangan ring jantung dapat meningkatkan angka harapan hidup bila dibandingkan dengan konsumsi obat trombolisis. Selain itu, prosedur pemasangan ring jantung juga terbukti mampu meminimalisir resiko terjadinya serangan jantung.

Kondisi Apa yang Membutuhkan Ring Jantung?

Perlu Anda ketahui, tidak semua penyakit jantung membutuhkan pemasangan ring. Masing-masing penyakit jantung tentu saja memiliki cara penanganan yang berbeda-beda. Berikut beberapa kondisi jantung yang membutuhkan ring:

1. Serangan Jantung

Serangan jantung merupakan kondisi saat suplai darah ke organ pemompa darah dan otot berhenti. Meskipun hanya sesaat, gangguan ini dapat berakibat fatal. Pemasangan ring jantung akan membantu menyelamatkan nyawa Anda.

2. Jantung Koroner

Penyakit yang satu ini dapat ditandai dengan adanya sakit dada yang semakin berat jika Anda stres atau melakukan aktivitas fisik. Dengan memasang ring, suplai darah ke organ jantung akan lebih terbantu, sehingga pasien tidak mengalami nyeri dada.

Pasca pasang ring, para dokter tetap menganjurkan pasien untuk berkonsultasi secara teratur. Meskipun sudah memasang ring, kondisi jantung koroner tetap tidak dapat dianggap enteng.

3. Lemah Jantung

Terakhir, ada kondisi lemah jantung. Ditandai dengan sesak napas, penyakit ini dapat memicu kegagalan fungsi jantung. Pemasangan ring pada pasien lemah jantung bertujuan untuk mempertahankan fungsi organ, memperbaiki aliran darah, dan meminimalisir resiko serangan jantung.

Perlu diingat, pemasangan ring jantung hanya dapat dilakukan oleh penderita lemah jantung akibat penyempitan pembuluh darah koroner. Sementara itu, lemah jantung yang diakibatkan oleh penyakit katup jantung, infeksi virus, maupun hipertensi tidak dapat diatasi dengan pemasangan ring.

pasang ring serangan jantung

Berapa Lama Daya Tahan Ring Jantung?

Jika Anda bertanya ring jantung tahan berapa lama, maka inilah jawabannya. Perlu Anda ketahui, ring jantung bersifat permanen. Jadi, sekali Anda pasang, maka ring jantung akan bertahan di tubuh Anda selamanya. Apalagi, jika ring tersebut menggunakan bahan logam.

Dari sekian banyak kasus, hanya sekitar 2% resiko pembuluh darah tersumbat kembali. Jika hal itu terjadi, waktu yang dibutuhkan juga cukup lama, yakni sekitar 9 bulan kemudian.

Lantas, berapa lama masa pemulihan setelah pasang ring jantung? Jawabannya tentu saja berbeda-beda, tergantung kondisi kesehatan Anda. Namun, secara umum, pasien sudah bisa melakukan aktivitas seperti biasa dalam kurun waktu satu minggu. Untuk mempercepat hal ini, Anda bisa mengikuti pantangan setelah pasang ring jantung.

Apa Resiko Pasang Ring Jantung?

Pemasangan ring jantung memang sangat aman untuk dilakukan. Akan tetapi, prosedur ini masih memiliki kelemahan dan dapat menimbulkan komplikasi. Beberapa resiko stent yang bisa Anda alami adalah sebagai berikut:

1. Menyempitnya Pembuluh Darah

Meskipun Anda sudah memasang ring jantung, penyempitan pada pembuluh darah masih mungkin terjadi, walaupun kemungkinannya sangat kecil. Pada pemasangan ring jantung biasa, resiko terjadinya penyempitan berkisar di angka 15%. Sementara itu, bila ring jantung dipasang bersama obat tertentu, tingkat resiko akan berkurang hingga 10%.

Baca Juga: Titik Pijat Untuk Menurunkan Darah Tinggi dan Hipertensi

2. Muncul Gumpalan Darah

Setelah prosedur pemasangan ring jantung selesai dilakukan, bukan hal yang mustahil jika muncul gumpalan darah yang menyumbat arteri. Maka dari itu, Anda akan diinstruksikan untuk minum obat pengencer darah, seperti clopidogrel, prasugrel, dan aspirin. Selain itu, Anda juga akan diminta untuk mengikuti beberapa pantangan setelah pasang ring jantung.

3. Terjadi Pendarahan

Pendarahan dapat terjadi di berbagai area, khususnya tempat kateter dimasukkan saat proses pembedahan dan kateterisasi. Secara umum, pendarahan akan menyebabkan memar. Akan tetapi, pada beberapa kasus, pendarahan yang parah mungkin membutuhkan operasi atau transfusi.

Pantangan Pasca Pasang Ring Jantung

Sebenarnya, tidak ada pantangan apapun setelah Anda memasang ring jantung. Jika ring jantung sudah terpasang, Anda dapat beraktivitas seperti normal. Jadi, tidak ada perbedaan yang signifikan. Hanya saja, ada beberapa hal yang harus Anda perhatikan dan dianjurkan dokter. Berikut daftarnya:

1. Hindari Aktivitas Berat

Anda pasti sudah tahu bahwa melakukan aktivitas berat sangat memberatkan kinerja jantung. Setelah memasang ring, Anda disarankan untuk beraktivitas secara normal dan berolahraga. Hanya saja, sebaiknya hindari aktivitas atau olahraga yang memerlukan banyak tenaga.

Sebaliknya, lakukan olahraga ringan, seperti yoga, jalan santai, dan lain sebagainya. Selain itu, jangan terlalu memforsir diri. Anda bisa menyesuaikan aktivitas yang dilakukan dengan kondisi tubuh masing-masing.

2. Jauhi Makanan Tidak Sehat

Pantangan setelah pasang ring jantung selanjutnya adalah makanan yang tidak sehat. Anda harus menghindari beberapa makanan yang mengandung natrium tinggi dan trigliserida. Beberapa diantaranya adalah kelapa, santan, gorengan, garam, margarin, gula, dan lain sebagainya.

Selain itu, hindari pula makanan yang tinggi kolesterol, seperti gorengan, semua jenis kue, roti, cookies, daging olahan, dan makanan cepat saji. Makanan yang mengandung banyak lemak juga sebaiknya Anda hindari. Selama masa pemulihan, Anda dianjurkan untuk memperbanyak konsumsi buah dan sayur.

3. Kurangi Kebiasaan Merokok

Setelah memasang ring jantung, sebaiknya hentikan kebiasaan merokok. Bila berhenti merokok dirasa terlalu sulit, Anda bisa menguranginya sedikit demi sedikit.

Pasalnya, asap rokok mengandung senyawa berbahaya yang dapat berakibat buruk bagi jantung. Selain itu, asap rokok juga akan memberatkan kinerja jantung. Supaya ring jantung bekerja secara optimal, sebaiknya hindari asap rokok.

Bolehkah Berhubungan Seksual Setelah Pasang Ring Jantung?

Menurut berbagai pengalaman, tidak ada pantangan setelah pasang ring jantung yang mengatur tentang hubungan seksual. Meskipun begitu, masih banyak orang yang khawatir jika bercinta dapat membebani kinerja otot jantung, terutama bagi pasien yang baru memasang ring.

Kekhawatiran ini muncul bukan tanpa alasan. Pada tahun 2016 lalu, penyakit jantung menyumbang 35% kematian dini di Indonesia. Namun, tenang saja. Ternyata, berhubungan seksual sangat aman untuk dilakukan para pasien yang sudah memasang ring.

Namun, sebaiknya kenali terlebih dahulu diri Anda sendiri. Bila kondisinya memang tidak memungkinkan, Anda dapat menghindari aktivitas seksual terlebih dahulu. Dalam hal ini, kondisi yang tidak dapat melakukan hubungan seksual adalah pasien yang sesak nafas berat.

Selain itu, Anda perlu memperbanyak komunikasi dengan pasangan selama hubungan intim berlangsung. Jika biasanya suami yang aktif bergerak, kini istri dapat mengambil alih, begitu pun sebaliknya. Tak hanya itu, Anda juga bisa memilih gaya bercinta yang sederhana dan tidak terlalu melelahkan.

Pemasangan ring jantung memang dapat menjadi solusi terbaik bagi beberapa penyakit jantung. Maka dari itu, tak heran jika harga pasang ring jantung cukup mahal. Supaya kinerja ring lebih optimal, sebaiknya perhatikan beberapa pantangan setelah pasang ring jantung yang sudah dijelaskan di atas.

Sharing is caring!

Share on facebook
Share
Share on twitter
Tweet
Share on pinterest
Pin
Share on whatsapp
WhatsApp

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

>