Sering Merasa Sakit Saat Buang Air Kecil? Waspadai Penyakit Ini

sakit saat buang air kecil

Sharing is caring!

Share on facebook
Share
Share on twitter
Tweet
Share on pinterest
Pin
Share on whatsapp
WhatsApp

Rasa sakit saat buang air kecil bisa menjadi gejala adanya gangguan pada saluran kemih. Biasanya rasa nyeri ini akan terasa pada saluran pembuangan urine, kandung kemih, jalur urine, dan tulang kemaluan. Maka dari itu, segera cari penyebabnya dan segera tangani dengan sebaik mungkin.

Apabila rasa nyeri muncul pada awal buang air kecil, maka kemungkinan ini disebabkan adanya masalah pada uretra atau saluran kandung kemih. Jika kencing sakit di akhir, maka kemungkinan disebabkan oleh prostat atau kandung kemih.

Penyebab Rasa Sakit Saat Buang Air Kecil

Biasanya rasa nyeri ini lebih sering dirasakan oleh perempuan, sedangkan untuk laki-laki seringkali dialami oleh pria dewasa. Ketika Anda merasakan sakit saat buang air kecil, maka biasanya Anda akan lebih sering merasa ingin buang air kecil. Rasa nyeri tersebut biasanya disebabkan oleh penyakit seperti:

1. Terjadinya Infeksi Saluran Kemih (ISK)

Rasa nyeri saat kencing seringkali disebabkan oleh infeksi saluran kemih (ISK), hal ini terjadi karena ada bakteri yang masuk ke saluran kemih. Infeksi ini bisa terjadi di berbagai saluran kemih, seperti ginjal dan uretra.

2. Uropati Obstruktif

Uropati obstruktif adalah sebuah gangguan kesehatan yang menyebabkan urine sulit keluar, karena saluran ureter terhalang. Pada umumnya urine mengalir dari saluran ginjal menuju kandung kemih. Namun karena gangguan tersebut, urine mengalir mundur dan kembali ke ginjal.

Jika sudah terjadi hal seperti ini, maka sebaiknya segera konsultasikan ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat. Dengan begitu, rasa nyeri pada pria maupun wanita ketika kencing bisa segera diobati dan kembali pulih seperti semula.

3. Penyakit Batu Ginjal

Kemudian rasa sakit saat buang air kecil bisa juga disebabkan oleh penyakit batu ginjal. Penyakit ini biasanya terjadi pada manusia di usia sekitar 20-40 tahun. Batu ginjal biasanya disebabkan karena kurangnya asupan air putih setiap harinya, sehingga terjadi penumpukan di saluran ginjal.

Ketika penumpukan ini sudah terlalu banyak dan mengeras, maka hal ini akan menyebabkan batu ginjal.

Kemudian rasa nyeri akan muncul ketika buang air kecil, karena saluran tersebut terhalang oleh batu ginjal. Untuk menghindari hal ini terjadi, maka sebaiknya penuhi kebutuhan air putih setiap harinya.

4. Penyakit Radang Panggul

Selanjutnya disebabkan oleh penyakit radang panggul, infeksi ini biasanya terjadi pada organ reproduksi wanita. Penyebab kencing sakit pada wanita ini biasanya ditandai dengan adanya rasa nyeri di bagian bawah perut, terutama setelah berhubungan atau sedang buang air kecil.

Selain beberapa penyakit tersebut, rasa nyeri ketika buang air kecil juga bisa disebabkan oleh herpes di area kemaluan, vaginitis, striktur uretra, dan penyakit menular seksual. Untuk mengobati penyakit tersebut, maka Anda bisa berobat ke dokter atau mencari obat khusus di apotek.

Baca Juga: 10 Penyebab Sakit Perut diatas Kemaluan pada Pria dan Wanita

Faktor Lain Yang Menyebabkan Rasa Sakit Saat Kencing

Selain dipengaruhi oleh beberapa penyakit yang sudah disebutkan sebelumnya, rasa nyeri ini juga disebabkan oleh beberapa faktor. Berikut beberapa faktor yang menyebabkan munculnya rasa sakit saat buang air kecil:

  • Disebabkan oleh obat-obatan yang dapat membuat iritasi pada kandung kemih, seperti obat kanker.
  • Penggunaan parfum, sabun, atau produk perawatan lainnya.
  • Bagi wanita, lupa mengganti tampon atau pembalut yang menampung darah saat haid.
  • Sedang menjalani pemeriksaan atau pengobatan pada saluran kemih.
  • Terjadi iritasi saat pemasangan kateter atau kontak seksual.
  • Disebabkan oleh menopause.

Untuk mengatasi dan mengobati rasa sakit saat buang air kecil memang berbeda-beda, hal ini disesuaikan dengan faktor penyebabnya. Kemudian pengobatan pertama yang bisa dilakukan adalah konsumsi air putih sebanyak mungkin dan jangan menahan kencing dalam waktu lama.

Namun apabila rasa nyeri tidak segera membaik, maka sebaiknya Anda segera periksa ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat dan terbaik. Selain itu, bisa juga Anda mencari obat kencing sakit di apotik untuk mengatasi masalah tersebut.

Obat Pereda Rasa Sakit Saat Kencing di Apotik

Setelah mengetahui penyakit dan faktor penyebab rasa sakit saat kencing, maka Anda juga harus mengetahui apa saja obatnya. Untuk mengobati rasa sakit saat kencing, ada beberapa obat yang bisa Anda dapatkan di apotek terdekat, diantaranya yaitu:

1. Antibiotik

Apabila rasa nyeri pada saat kencing disebabkan oleh bakteri, maka Anda bisa mengobatinya dengan obat antibiotik. Akan tetapi, sebaiknya Anda meminta resep ke dokter untuk mendapatkan dosis yang tepat dan aman untuk tubuh, berdasarkan keparahan infeksi yang dialami.

Pada umumnya, obat antibiotik akan dikonsumsi selama 3 hingga 7 hari. Untuk infeksi ringan hingga sedang biasanya dokter akan merekomendasikan pengobatan sekitar 1 hingga 3 hari. Sedangkan untuk infeksi yang parah akan di rawat inap dan obat antibiotik akan diberikan melalui infus.

obat untuk mengatasi mual dan pusing saat hamil muda

Beberapa obat antibiotik untuk mengatasi infeksi ringan yang menyebabkan rasa nyeri ketika kencing diantaranya yaitu:

  • Trimethoprim-sulfamethoxazole (Bactrim dan Septra)
  • Cephalexin (Keflex)
  • Nitrofurantoin (Macrodantin dan Macrobid)
  • Minocycline
  • Penisilin (Ampicillin, Vankomisin, Amoxicillin, , Erythromycin, Aztreonam, Ertapenem Doxycycline, Rifampicin)
  • Fosfomycin (Monurol)
  • Antipiretik

Sebelum Anda menggunakan obat antibiotik, sebaiknya Anda meminta resep dari dokter terlebih dahulu. Hal ini bertujuan agar dosis yang digunakan dalam pengobatan tidak berlebihan dan efek yang dihasilkan lebih maksimal, sehingga rasa sakit ketika kencing juga bisa segera sembuh.

2. Obat Anti-nyeri

Untuk mengatasi rasa sakit saat buang air kecil yang disebabkan oleh infeksi pada saluran kemih, ada beberapa obat anti nyeri yang bisa Anda gunakan. Beberapa obat anti nyeri tersebut yaitu ibuprofen, analgesik, dan acetaminophen (paracetamol).

Salah satu contoh obat analgesik yang bisa digunakan untuk meredakan rasa nyeri pada saluran kemih yaitu Phenazopyridine. Obat ini mampu mengurangi intensitas rasa nyeri, sensasi panas, rasa ingin buang air kecil berlebihan, dan iritasi.

Obat ini biasanya berupa tablet atau kapsul dan bisa diminum 3 kali sehari setelah makan. Obat ini sebaiknya tidak dikonsumsi untuk jangka panjang dan sebaiknya digunakan paling tidak selama 48 jam. Obat ini hanya berfungsi untuk pelengkap dan konsultasikan dokter sebelum menggunakannya.

Rasa nyeri ketika buang air kecil apakah tanda kehamilan? Tentu saja tidak, karena rasa nyeri ini disebabkan oleh beberapa penyakit atau infeksi pada saluran kemih. Untuk mengobati sakit saat buang air kecil sebaiknya periksa ke dokter untuk mendapatkan penanganan terbaik dan tepat.

Sharing is caring!

Share on facebook
Share
Share on twitter
Tweet
Share on pinterest
Pin
Share on whatsapp
WhatsApp

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

>