Catat! Ini 14 Tanda-Tanda Awal Kehamilan Sebelum Telat Haid

Tanda Awal Kehamilan Sebelum Telat Haid

Sharing is caring!

Share on facebook
Share
Share on twitter
Tweet
Share on pinterest
Pin
Share on whatsapp
WhatsApp

Menstruasi merupakan salah satu tanda kehamilan. Jika tanda-tanda menstruasi tak kunjung muncul, bisa jadi Anda tengah mengandung seorang bayi. Namun, menstruasi tidak menjadi satu-satunya tanda kehamilan. Ternyata, ada banyak sekali tanda awal kehamilan sebelum telat haid.

Ketika kehamilan terjadi, tubuh akan memberikan indikasi. Biasanya, tanda-tanda kehamilan akan muncul pada minggu pertama pembuahan. Namun, tanda-tanda ini kerap tidak disadari oleh para kaum hawa. Lantas, apakah hamil bisa diketahui sebelum haid?

Tanda-Tanda Awal Kehamilan

Menurut survey yang dilakukan oleh APP, sekitar 71% wanita mengalami tanda-tanda awal kehamilan selain telat haid. Jadi, apa tanda-tanda mau hamil? Berikut informasi selengkapnya:

1. Mengalami Kram

Tanda awal kehamilan yang pertama adalah kram. Jika sedang hamil, wajar jika Anda mengalami kram yang ringan di perut atau punggung bagian bawah. Kram ini rasanya akan sangat mirip dengan kram menjelang menstruasi.

2. Mudah Lelah

Tanda awal kehamilan sebelum telat haid yang kedua adalah perasaan lelah yang luar biasa. Kondisi ini sangat erat kaitannya dengan perubahan hormon, terutama hormon progesteron. Akan tetapi, faktor lain juga dapat memicu terjadinya hal ini.

Maka dari itu, di awal kehamilan, ibu hamil disarankan untuk beristirahat. Sebaiknya, kurangi aktivitas yang berat dan perbanyak tidur siang. Tentu saja hal ini harus diimbangi dengan konsumsi makanan yang kaya zat besi dan protein.

3. Sakit Kepala

Di awal kehamilan, banyak ibu hamil yang mengeluh sering mengalami sakit kepala ringan. Hal ini bisa disebabkan karena morning sickness, kelaparan, kelelahan, tekanan darah rendah, hingga perubahan hormon.

Untuk meminimalisir rasa sakit di kepala, Anda bisa mengonsumsi makanan bergizi secara teratur dalam porsi kecil. Selain itu, atur pola tidur yang cukup dan konsumsi air agar tidak dehidrasi.

4. Perubahan Suhu Tubuh

Pada beberapa minggu setelah kehamilan, volume darah Anda akan meningkat guna memenuhi kebutuhan janin. Dampaknya, aliran darah juga akan ikut meningkat, terutama ke plasenta dan rahim.

Hal inilah yang akan membuat suhu tubuh Anda sedikit meningkat. Pada beberapa kondisi, ditemukan ibu hamil akan merasa panas, mudah berkeringat, dan pusing.

5. Perubahan Payudara

Tanda yang kelima adalah perubahan pada area payudara. Dalam hal ini, perubahan yang dimaksud adalah rasa sakit, nyeri ketika ditekan, hingga payudara terasa berat. Selain itu, puting Anda juga akan berubah warna menjadi lebih gelap.

Setelah pembuahan, kadar estrogen dalam tubuh Anda akan meningkat. Alhasil, tubuh akan merasa pegal dan mengalami perubahan di payudara. Namun, perubahan ini tidak jauh berbeda dari gejala PMS, sehingga banyak ibu hamil yang tidak menyadarinya.

mual saat hamil

6. Mual

Tanda awal kehamilan sebelum telat haid yang keenam adalah rasa mual. Sudah bukan rahasia lagi jika ibu hamil pasti akan mengalami rasa mual saat hamil muda. Hal ini disebabkan karena gejala morning sickness yang umum terjadi sejak minggu ke-4 setelah pembuahan.

Penyebab mual dan muntah juga sangat banyak. Namun, kebanyakan disebabkan karena peningkatan kadar progesteron dan estrogen dalam tubuh. Meskipun dinamakan morning sickness, tapi gejala mual ini bisa muncul kapan saja, bukan hanya di pagi hari. Bahkan, mual ini bisa bertahan sepanjang hari.

Menurut penelitian, sekitar 80% ibu hamil mengalami gejala ini pada minggu awal kehamilan sebelum terlambat menstruasi. Perlu diingat, tingkat keparahan mual berbeda-beda, tergantung kondisi tubuh masing-masing ibu hamil.

7. Pilih-pilih Makanan

Apakah Anda sebenarnya adalah orang yang suka makanan apa saja? Jika tiba-tiba Anda menjadi pemilih, maka bisa jadi Anda sedang hamil muda. Akibat hormon kehamilan, Anda bisa mengidam atau bahkan menolak sesuatu.

Ketika Anda hamil, indra penciuman menjadi sangat tajam dan sensitif. Menurut beberapa pengalaman, hal ini dapat berlangsung selama beberapa minggu setelah pembuahan dan dapat bertahan sepanjang masa kehamilan.

8. Perut Kembung

Gejala kehamilan yang paling sering muncul sebelum telat haid adalah kembung. Bukan tanpa alasan, hal ini dapat terjadi karena peningkatan hormon progesteron yang dapat menghambat pencernaan. Selain itu, hormon ini juga menahan gas yang ada di usus.

Akibat kembung ini, perut akan semakin membesar, sehingga pakaian menjadi sesak. Selain itu, kembung juga dapat menyebabkan Anda bersendawa atau kentut sepanjang hari.

9. Sering Buang Air Kecil

Selama masa kehamilan awal, Anda akan lebih sering buang air kecil karena adanya perubahan hormon. Hormon inilah yang dapat membuat rahim tumbuh dan mendorong kandung kemih.

Gejala ini termasuk wajar saat masa awal kehamilan. Tak cukup sampai disitu, Anda juga akan semakin sering buang air kecil mendekati persalinan.

10. Sembelit

Tanda awal kehamilan sebelum telat haid berikutnya adalah sembelit. Hal ini diakibatkan oleh pergerakan usus yang mengeras karena lonjakan progesteron. Akibatnya, kecepatan makanan saat melewati sistem pencernaan akan dikurangi. Bila Anda tidak salah makan, tapi merasa sembelit, maka tes kehamilan perlu dilakukan.

11. Sesak Nafas

Sesak nafas merupakan tanda yang wajar dialami saat kehamilan. Pasalnya, tubuh membutuhkan banyak darah dan oksigen untuk mendukung pertumbuhan janin. Hal ini akan berlangsung selama masa kehamilan seiring pertumbuhan janin dalam kandungan.

12. Pendarahan

Pada masa awal kehamilan, Anda mungkin akan menemukan bercak pendarahan implantasi yang ringan. Tanda ini dapat muncul sekitar 10 sampai 14 hari setelah pembuahan terjadi. Tak perlu khawatir, pendarahan ini akan membaik setelah 1 sampai 3 hari.

Tanda Awal Kehamilan Sebelum Telat Haid

13. Perubahan Suasana Hati

Hampir sama seperti gejala PMS, ibu hamil juga akan mengalami perubahan suasana hati yang parah. Situasi ini dapat membuat Anda sedih, bersemangat, atau menangis karena hal sepele.

Tak usah ditahan, semua perubahan suasana hati ini normal akibat ketidakseimbangan hormon yang mempengaruhi neurotransmitter pada otak. Akibatnya, Anda akan mengalami peningkatan emosi. Untuk mengatasinya, Anda dapat mendengarkan musik, melakukan hobi, dan banyak beristirahat.

14. Merasa Haus

Saat masa awal kehamilan, Anda akan merasa haus terus menerus lantaran peningkatan volume darah. Selain haus, Anda juga bisa merasa lapar sepanjang waktu akibat peningkatan hormon kehamilan. Ketika merasa haus, disarankan untuk minum air putih saja.

Lantas, kapan gejala hamil mulai muncul? Biasanya, gejala-gejala kehamilan baru tampak pada 6 sampai 14 hari setelah pembuahan terjadi.

Waktu Tes Kehamilan

Setelah mengetahui berbagai tanda awal kehamilan sebelum telat haid, pasti Anda bertanya kapan bisa tespek sebelum telat haid? Seperti yang Anda ketahui, tanda awal kehamilan memang sangat mirip dengan gejala PMS. Tapi, bukan berarti Anda harus berputus asa.

Waktu terbaik untuk melakukan tes kehamilan sebelum telat haid adalah satu minggu setelah Anda berhubungan seksual. Akan tetapi, Anda perlu menunggu hingga telat haid untuk mendapatkan hasil yang lebih akurat. Jika tes dilakukan sampai batas waktu telat haid, maka hasilnya akan akurat sekitar 90%.

Demikian pembahasan mengenai tanda awal kehamilan sebelum telat haid. Jika Anda mengalami lebih dari 3 tanda di atas, sebaiknya cobalah untuk melakukan tes kehamilan. Anda juga bisa berkonsultasi ke dokter jika tanda-tanda tersebut memiliki tingkat keparahan yang tinggi.

Sharing is caring!

Share on facebook
Share
Share on twitter
Tweet
Share on pinterest
Pin
Share on whatsapp
WhatsApp

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

>